Tuesday, 9 February 2016

Image Display and Visualization

visualisasi adalah teknik untuk menciptakan gambar, diagram, atau animasi untuk mengkomunikasikan pesan. Visualisasi melalui citra visual telah menjadi cara yang efektif untuk mengkomunikasikan ide-ide baik abstrak dan konkret sejak fajar manusia. Contoh dari sejarah termasuk lukisan gua, hieroglif Mesir, geometri Yunani, dan metode revolusioner Leonardo da Vinci dari gambar teknik untuk rekayasa dan tujuan ilmiah.
Komputer grafis telah dari awal telah digunakan untuk mempelajari masalah ilmiah. Namun, di awal hari kurangnya kekuatan grafis sering terbatas kegunaannya. Penekanan baru pada visualisasi dimulai pada tahun 1987 dengan penerbitan Visualisasi di Scientific Computing, edisi khusus Graphics Computer. [4] Sejak itu, sudah ada beberapa konferensi dan lokakarya, disponsori oleh Masyarakat dan ACM IEEE Computer SIGGRAPH, dikhususkan untuk topik umum, dan daerah khusus di lapangan, misalnya Volume visualization.it adalah pengolahan gambar.
Perilaku imshow dipengaruhi sebagian oleh pengaturan saat ini preferensi toolbox. Tergantung pada argumen Anda tentukan dan pengaturan saat ini preferensi toolbox, imshow mungkin menekan tampilan kapak dan tanda centang. Sertakan atau menghilangkan sebuah "perbatasan" di sekitar gambar. Memanggil fungsi truesize untuk menampilkan gambar tanpa interpolasi. Set tokoh lain dan kapak properti untuk menyesuaikan tampilan.
Ketika Anda menampilkan gambar menggunakan fungsi imshow, MATLAB juga menetapkan angka Handle Graphics, kapak, dan sifat gambar, yang mengontrol data cara gambar ditafsirkan. Pengaturan ini dioptimalkan untuk setiap jenis gambar.
Ada dua cara untuk mempengaruhi apakah atau tidak MATLAB secara otomatis akan memanggil truesize:
1.       Mengatur preferensi untuk sesi MATLAB saat ini. Contoh ini menetapkan preferensi ImshowTruesize untuk 'petunjuk', yang berarti bahwa truesize tidak akan otomatis dipanggil oleh imshow.

         iptsetpref ('ImshowTruesize', 'manual')

2.       Mengatur preferensi untuk perintah imshow tunggal dengan menetapkan parameter display_option. Contoh ini menetapkan parameter display_option untuk truesize, sehingga truesize yang menyerukan gambar yang ditampilkan, terlepas dari pengaturan preferensi saat ini.

         imshow (X, peta, 'truesize')


Script Program:
clear all;
close all;
l=imread('reita.jpg');
l1=rgb2gray(l);
figure(1)
subplot(1,2,1)
imshow(l1)
title('Original Image');
[counts x]=imhist(l1);
counts1=counts(2:256-1,:);
x1=[2:1:255];
h=hist(counts1,x1);
p=histeq(l1,h);
subplot(1,2,2)
imshow(p);
title('Processed Image');
hold on;
figure(2)
subplot(1,2,1)
imhist(l1)
title('Histogram of Original Image');
subplot(1,2,2)
imhist(p)
title('Histogram of Processed Image');
hold on;

k=mean2(l1);
k2=mean2(p);
dev=std2(l1);
dev1=std2(p);
[co xi]=imhist(l1,8);
[co1 xi1]=imhist(p,8);
m=mean2(xi);
m2=mean2(xi1);
stdev=std2(xi);
stdev1=std2(xi1);
disp('********Comparison of Mean and Standard Deviation for Whole Image and 8x8 Block*********');
disp('Original Image');
disp('Mean of Whole Image=')
disp(k);
disp('Mean for 8x8 Sub-Block of Intensities=');
disp(m);
disp('Standard Deviation of Whole Image=')
disp(dev);
disp('Standard Deviation for 8x8 Sub-Block of Intensities=');
disp(stdev);

disp('Processed Image');
disp('Mean of Whole Image=')
disp(k2);
disp('Mean for 8x8 Sub-block of Intensities=');
disp(m2);
disp('Standard Deviation of Whole Image=')
disp(dev1);
disp('Standard Deviation for 8x8 Sub-block of Intensities=');
disp(stdev1);
Penjelasan:
Agar file grafik dapat dibaca, kita gunakan fungsi imread( ) dan untuk menampilkan citra, kita menggunakan fungi imshow( ). Namun ada hal penting yang perlu diketahui dalam menampilkan citra kedalam axes, yakni kita perlu menentukan terlebih dahulu uicontrol axes mana yang aktif sekarang, kemudian baru menggunakan fungsi imshow( ).
Fungsi figure digunakan untuk membuat figure baru. Fungsi subplot(baris,kolom,ke) digunakan untuk membagi figure menjadi beberapa axes dan memplot pada suatu axes.
Output :
 

No comments:

Post a Comment